GEMBLONG.ID, Harga Emas Logam Mulia – Pergerakan logam mulia selalu menjadi indikator penting yang mencerminkan dinamika ekonomi, baik di tingkat global maupun domestik. Ketika terjadi perubahan harga dalam waktu singkat, perhatian masyarakat langsung tertuju pada emas karena instrumen ini dikenal stabil dan relatif aman dalam jangka panjang.
Di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, emas sering dipandang sebagai aset lindung nilai. Banyak orang memilih menyimpan kekayaan dalam bentuk logam mulia karena nilainya cenderung bertahan bahkan saat terjadi gejolak pasar.
Itulah sebabnya informasi mengenai harga emas logam mulia selalu menjadi salah satu data finansial yang paling dicari setiap hari. Investor, pelaku bisnis, hingga masyarakat umum memantau pergerakan harga untuk menentukan waktu terbaik dalam membeli maupun menjual emas.
Selain sebagai alat investasi, emas juga memiliki fungsi psikologis sebagai simbol keamanan finansial. Perubahan harga harian sering kali mencerminkan sentimen pasar terhadap inflasi, nilai tukar mata uang, hingga kondisi geopolitik global.
Pergerakan harga emas produksi Antam pada perdagangan libur Imlek hari ini, Selasa (17/2/2026), terpantau mengalami penurunan. Meskipun pada sesi pembukaan awal pukul 05.30 WIB harga masih bertengger di angka Rp 2.940.000 per gram, nilai tersebut menyusut sebesar Rp 22.000 beberapa jam kemudian.
Tepat pada pukul 10.00 WIB, harga jualnya resmi turun menjadi Rp 2.918.000 per gram. Terkait ketersediaan produk, logam mulia ini hadir dengan opsi berat yang bervariasi guna menyesuaikan kebutuhan investasi masyarakat, mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga kepingan seberat 1.000 gram atau 1 kilogram.
Perlu diingat, transaksi penjualan kembali emas tunduk pada PMK No 34/PMK.10/2017, di mana transaksi di atas Rp 10 juta akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% (dengan NPWP) atau 3% (tanpa NPWP) yang dipotong langsung dari total nilai buyback.
Rincian Harga Emas Batangan Antam
Di bawah adalah harga pecahan emas batangan, yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Selasa ini. Harga belum termasuk pajak:
-
0,5 gram: Rp1.509.000
-
1 gram: Rp 2.918.000
-
2 gram: Rp 5.776.000
-
3 gram: Rp 8.639.000
-
5 gram: Rp 14.365.000
-
10 gram: Rp 28.675.000
-
25 gram: Rp 71.562.000
-
50 gram: Rp 143.045.000
-
100 gram: Rp 286.012.000
-
250 gram: Rp 714.765.000
-
500 gram: Rp 1.429.320.000
-
1.000 gram (1 kg): Rp 2.858.600.000
Penurunan harga yang terjadi pada hari ini menunjukkan bahwa pasar emas masih bergerak dinamis dan dipengaruhi berbagai faktor eksternal. Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang berpengaruh langsung terhadap harga emas domestik.
Selain itu, kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga bank sentral, serta permintaan pasar internasional juga turut menentukan arah pergerakan logam mulia. Karena itu, perubahan harga harian merupakan hal yang wajar dalam pasar investasi.
Bagi investor jangka panjang, kondisi koreksi harga seperti ini justru sering dimanfaatkan sebagai peluang untuk menambah kepemilikan emas. Strategi pembelian bertahap saat harga turun dinilai lebih aman dibanding membeli dalam jumlah besar pada satu waktu.
Dengan memahami perkembangan harga emas secara rutin melalui sumber resmi seperti PT Aneka Tambang Tbk, masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang lebih terukur, rasional, serta sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang.