GEMBLONG.ID, Suzuki XBee – Pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) kerap menjadi ajang unjuk teknologi dan desain terbaru dari berbagai pabrikan. Namun, tidak semua mobil yang mencuri perhatian datang dengan status siap jual. Di IIMS 2026, situasi ini terlihat jelas ketika sebuah model studi justru menjadi bahan perbincangan banyak pengunjung, bahkan di tengah ramainya debut kendaraan listrik murni.
Di antara deretan mobil yang dipamerkan, Suzuki XBee tampil sebagai kejutan yang tidak banyak diprediksi sebelumnya. Meski hanya diperkenalkan sebagai model uji pasar, kehadirannya sukses memancing rasa penasaran. Desainnya yang ringkas, berbeda, dan terasa “fun” membuat banyak pengunjung berhenti lebih lama untuk melihat detailnya.
Bagi Suzuki, langkah membawa Suzuki XBee ke IIMS 2026 bukan sekadar pamer desain. Ini menjadi sinyal bahwa pabrikan asal Jepang tersebut tengah membaca perubahan selera konsumen Indonesia, khususnya di segmen mobil kompak yang kini mulai bergeser ke arah crossover dengan karakter urban.
Dengan karakter tersebut, Suzuki XBee diposisikan sebagai mobil yang relevan untuk mobilitas perkotaan modern. Bukan sekadar gaya, tetapi juga menawarkan fungsionalitas yang sesuai dengan kebutuhan harian, terutama bagi pengguna muda dan keluarga kecil di kota besar.
Dari sisi eksterior, Suzuki XBee tampil mencolok dengan pendekatan desain yang tidak konvensional. Lampu utama berbentuk membulat dipadukan dengan bodi bergaya boxy, menciptakan kesan playful namun tetap kokoh. Karakter ini membuatnya berbeda dari hatchback pada umumnya yang cenderung konservatif.
Dimensi bodinya tergolong ringkas, dengan panjang 3.760 mm, lebar 1.670 mm, dan tinggi 1.705 mm. Ukuran ini memudahkan manuver di jalan sempit serta area parkir terbatas, tanpa mengorbankan kenyamanan pengemudi maupun penumpang. Di pasar global, model ini dikenal sebagai Suzuki Crossbee dan telah lebih dulu diluncurkan di Jepang pada Oktober 2025, berada di antara Ignis dan S-Presso.
Masuk ke interior, Suzuki XBee menonjolkan pendekatan fungsional yang terasa matang. Kabin terasa cukup lega, terutama di baris depan, berkat posisi tuas transmisi yang diletakkan di dashboard. Tata letak ini memberikan ruang kaki lebih luas dan meningkatkan kenyamanan berkendara harian.
Klaster instrumen digital dipadukan dengan layar infotainment floating di tengah dasbor, memudahkan akses informasi dan hiburan. Suzuki juga tetap mempertahankan tombol fisik untuk pengaturan penting seperti mode berkendara, hill start assist, port USB, dan power outlet, sehingga pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada layar sentuh.
Pada varian tertentu, fitur tambahan seperti arm rest dan pemanas bangku depan, meja lipat penumpang baris kedua, rem parkir elektrik, pemanas setir, serta kaca depan berlapis anti-UV dan IR semakin menegaskan fokus Suzuki pada kenyamanan dan ergonomi. Berbagai ruang penyimpanan tambahan juga menunjukkan perhatian pada kebutuhan praktis pengguna urban.
Dari sisi performa, XBee dibekali mesin Z12E 1.197 cc 3-silinder dengan teknologi mild hybrid, dipadukan transmisi otomatis CVT. Mesin ini menghasilkan tenaga 59 kW (80 PS) pada 5.700 rpm dan torsi maksimum 108 Nm pada 4.500 rpm. Angka tersebut cukup untuk penggunaan perkotaan, dengan karakter responsif namun tetap efisien.
Teknologi mild hybrid berperan membantu efisiensi bahan bakar saat kondisi stop-and-go serta memberikan respons lebih halus saat akselerasi ringan. Kombinasi ini dirancang agar mobil tetap nyaman di lalu lintas padat.
Urusan keselamatan menjadi salah satu nilai jual utama. Semua varian XBee dibekali Suzuki Safety Support yang mencakup Dual Sensor Brake Support, Lane Keeping Assist, Blind Spot Monitoring, hingga Lane Departure Warning & Prevention. Varian tertentu juga mendapat Adaptive High Beam System atau High Beam Assist untuk berkendara malam hari.
Hingga kini, Suzuki Indonesia memang belum mengumumkan kepastian penjualan XBee. Namun, kehadirannya di IIMS 2026 memberi sinyal kuat arah strategi Suzuki di segmen mobil kompak crossover.
Di Jepang, harga Suzuki XBee diposisikan cukup kompetitif:
- MX 2WD CVT sekitar Rp239 jutaan
- MZ 2WD CVT sekitar Rp258 jutaan
Jika melihat tren konsumen Indonesia yang mulai beralih dari hatchback ke crossover ringkas, Suzuki XBee berpotensi menjadi opsi menarik di kelasnya. Meski masih berstatus model studi, XBee sudah menunjukkan bahwa Suzuki serius menghadirkan mobil kompak yang stylish, fungsional, dan sarat fitur keselamatan untuk kebutuhan urban masa kini.