Bisa Naik Lagi, Berikut Skema Harga Emas Antam Logam Mulia Pekan Februari 2026, Mulai Tanggal 8 Ini

GEMBLONG.ID, Harga Emas Antam – Pergerakan emas kembali menarik perhatian pasar pada awal Februari 2026. Setelah sempat mencetak rekor tertinggi di akhir Januari, laju harga logam mulia kini memasuki fase yang lebih dinamis. Kondisi ini membuat banyak investor bersikap lebih berhati-hati, terutama mereka yang aktif memantau pergerakan harga harian untuk menentukan momentum beli atau jual.

Dalam situasi seperti ini, emas tidak lagi sekadar dipandang sebagai aset aman, tetapi juga sebagai instrumen yang sensitif terhadap sentimen global. Perubahan data ekonomi Amerika Serikat, isu geopolitik, hingga spekulasi kebijakan bank sentral menjadi faktor yang saling berkaitan dan memengaruhi pergerakan harga emas dunia maupun domestik.

Di Indonesia sendiri, fokus utama pasar masih tertuju pada harga emas Antam Logam Mulia. Produk emas batangan keluaran PT Aneka Tambang Tbk kerap dijadikan rujukan karena transparansi harga dan likuiditasnya yang tinggi. Setiap perubahan harga, baik naik maupun turun, langsung memicu respons dari investor ritel hingga pelaku pasar yang lebih besar.

Memasuki pekan kedua Februari, arah pergerakan harga emas Antam diperkirakan belum sepenuhnya stabil. Fluktuasi masih berpotensi terjadi seiring belum kuatnya sentimen yang benar-benar mendorong harga bergerak satu arah secara konsisten.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam diprediksi masih berfluktuasi dalam sepekan ke depan.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, harga emas Antam (ANTM) berpeluang naik, namun diperkirakan masih di kisaran Rp 2.900.000 per gram.

“Resistance pertama logam mulia (emas Antam) di Rp 2.800.000 per gram. Apabila naik kembali, resistance kedua harga emas dunia di US$ 5.170 per troy ons dan logam mulia di Rp 2.900.000 per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Meski demikian, potensi koreksi juga tetap menjadi perhatian. Ibrahim juga mengantisipasi potensi penurunan harga emas Antam (ANTM). Dia memprediksi support pertama harga emas Antam (ANTM) mencapai Rp 2.725.000 per gram, jika harga emas dunia melemah ke US$ 831 per troy ons.

“Jika menurun, level support pertama harga logam mulia (emas Antam) di Rp 2.725.000 per gram dan support kedua di Rp 2.620.000 per gram,” bebernya.

Kemudian, support kedua harga emas dunia di US 4.718 per troy ons dan logam mulia Rp 2.620.000 per gram, papar Ibrahim.

Dari sisi pergerakan terkini, data resmi Logam Mulia menunjukkan adanya penguatan harga dalam beberapa hari terakhir. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas batangan Antam (ANTM) pada Sabtu (7/2/2026) naik tajam sebesar Rp 30.000 ke level Rp 2.920.000 per gram.

Jika dirangkum, level harga penting emas Antam saat ini dapat dibaca melalui daftar berikut:

  • Harga emas Antam terbaru: Rp 2.920.000 per gram
  • Area resistance utama: Rp 2.900.000 per gram
  • Support pertama: Rp 2.725.000 per gram
  • Support kedua: Rp 2.620.000 per gram

Secara kinerja tahunan, emas Antam masih menunjukkan tren positif. Sepanjang 2026, harga emas Antam (ANTM) tercatat masih mencatatkan kenaikan sebesar 14%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam (ANTM) tercatat hanya sebesar Rp 2.488.000 per gram.

Pasar juga sempat mencatat rekor tertinggi harga emas. Rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam (ANTM) berada di level Rp 3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.

Adapun faktor penyebab fluktuasi masih didominasi sentimen global. “Apa yang menyebabkan fluktuasi harga emas dunia dan logam mulia sampai saat ini? Yaitu ditundanya rilis data tenaga kerja AS di bulan Januari, kemudian untuk permasalahan di Timur Tengah sedikit mereda, serta sentimen terpilihnya Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed yang kemungkinan besar baru menjabat itu di bulan Mei 2026,” imbuh Ibrahim.

Dengan kondisi tersebut, investor emas disarankan untuk tidak hanya terpaku pada pergerakan harga jangka pendek. Memahami level support dan resistance, sekaligus membaca sentimen global, menjadi kunci agar keputusan investasi emas Antam tetap terukur dan rasional.

Leave a Comment