GEMBLONG.ID, POCO F8 Ultra – Peluncuran smartphone flagship di Indonesia pada awal 2026 tidak lagi sekadar soal siapa yang paling cepat membawa teknologi terbaru. Konsumen kini lebih selektif, membandingkan fitur, performa, hingga rasio harga terhadap pengalaman penggunaan jangka panjang. Dalam konteks ini, kehadiran POCO F8 Series pada Rabu, 4 Februari 2026, menjadi salah satu momen penting yang langsung menarik perhatian pasar.
Dua model yang diperkenalkan, POCO F8 Ultra dan POCO F8 Pro, sama-sama diposisikan sebagai flagship. Namun, arah pembahasan publik justru banyak mengerucut pada POCO F8 Pro Harga, yang dinilai lebih relevan bagi mayoritas pengguna di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari tradisi POCO yang kerap menjadikan varian Pro sebagai titik temu antara performa tinggi dan harga yang masih masuk akal.
POCO sendiri tampak cukup percaya diri dengan generasi terbarunya ini. Tanpa embel-embel “flagship killer” seperti era sebelumnya, lini F8 hadir sebagai flagship penuh, baik dari sisi desain, spesifikasi, maupun fitur pendukung. Strategi ini membuat perbandingan antara varian Ultra dan Pro menjadi menarik, karena keduanya menyasar segmen pengguna yang berbeda, meski berada dalam satu seri.
Jika melihat pola pasar Indonesia, pendekatan tersebut terasa realistis. Tidak semua pengguna membutuhkan spesifikasi ekstrem, tetapi banyak yang menginginkan performa stabil, layar berkualitas, kamera mumpuni, dan daya tahan baterai yang kuat dengan harga yang rasional. Di titik inilah POCO F8 Pro mencoba mengambil peran utama.
POCO F8 Ultra ditempatkan sebagai varian tertinggi dalam seri ini. Ponsel ini mengusung layar AMOLED 6,9 inci beresolusi Super 1.5K dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Perlindungan layar menggunakan POCO Shield Glass, menegaskan orientasi premium yang dibawanya. Di sektor kamera, Ultra dibekali sensor utama 50 MP Light Fusion 950 dengan OIS, kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 5x, serta kamera ultra-wide 50 MP. Kombinasi ini menjadikannya lebih fleksibel untuk fotografi jarak jauh maupun kebutuhan konten profesional.
Untuk performa, POCO F8 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis fabrikasi 3 nm, dipadukan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Baterai berkapasitas 6.500 mAh dengan pengisian daya 100 watt juga menjadi nilai jual utama, ditambah sistem audio hasil kolaborasi dengan Bose yang menyasar pengguna multimedia.
Di sisi lain, POCO F8 Pro hadir dengan pendekatan yang lebih seimbang. Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,59 inci beresolusi 2K dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak yang sama, yakni 3.500 nits, dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Untuk fotografi, ponsel ini mengusung kamera utama 50 MP dengan sensor Light Fusion 800 dan OIS, kamera telefoto 50 MP dengan zoom optik 2,5x, serta kamera ultra-wide 8 MP. Secara praktis, konfigurasi ini sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan harian hingga semi-profesional.
Performa POCO F8 Pro ditopang chipset Snapdragon 8 Elite (3 nm), RAM 12 GB, dan penyimpanan internal 512 GB. Kapasitas baterainya mencapai 6.210 mAh dengan dukungan pengisian cepat 100 watt, menjadikannya sangat kompetitif di kelas flagship.
Untuk harga resmi di Indonesia, POCO menyajikannya sebagai berikut dalam format yang lebih mudah dibaca:
- POCO F8 Ultra
Varian RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB dibanderol Rp11.799.000. - POCO F8 Pro
Varian RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB dipasarkan dengan harga Rp8.799.000.
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu, namun jika melihat spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, POCO F8 Series, terutama F8 Pro yang memiliki posisi yang cukup kuat di pasar flagship Indonesia. Dengan keseimbangan antara performa, layar, kamera, dan harga, seri ini berpotensi menjadi salah satu pilihan utama bagi pengguna yang ingin naik kelas tanpa harus masuk ke segmen ultra-premium.