Harga Buyback Emas Antam Logam Mulia Perhari Jumat, 9 Januari 2026 Makin Rendah

GEMBLONG.ID – Harga emas Antam Logam Mulia hari ini kembali mencuri perhatian pasar pada Jumat, 9 Januari 2026. Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk ini menunjukkan kecenderungan penguatan setelah beberapa hari sebelumnya bergerak fluktuatif, sehingga tetap menjadi acuan utama harga emas batangan di Indonesia. Pergerakan harga ini relevan bagi investor maupun masyarakat umum yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai dan investasi jangka menengah panjang.

Penguatan harga emas Antam Logam Mulia hari ini tercatat naik tipis dibandingkan perdagangan sebelumnya, mengindikasikan permintaan yang masih kuat di pasar domestik meskipun ada sentimen global yang terus bergerak dinamis. Kenaikan ini sekaligus memperlihatkan bahwa emas dipandang masih sebagai aset defensif yang relatif stabil, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global yang masih berlangsung.

Data terbaru dari pasar menunjukkan bahwa harga emas Antam Logam Mulia hari ini untuk pecahan 1 gram berada di level sekitar Rp2.577.000, mengalami kenaikan sekitar Rp7.000 dari posisi sehari sebelumnya. Seiring dengan itu, harga pembelian kembali atau buyback oleh pihak Logam Mulia juga ikut mengalami peningkatan, berada di kisaran Rp2.432.000 per gram. Pergerakan harga ini menegaskan adanya permintaan yang tidak hanya datang dari sisi pembelian, tetapi juga kesiapan pemilik emas untuk menjual kembali logam mulia mereka di harga yang lebih tinggi dari pekan sebelumnya.

Lonjakan harga emas Antam Logam Mulia hari ini tidak terlepas dari dinamika harga emas global yang terus bergerak tinggi. Para investor global masih mencari aset aman akibat berbagai tekanan ekonomi dan risiko pasar keuangan, sehingga permintaan emas dunia tetap tinggi dan berdampak langsung pada harga emas domestik. Kondisi ini turut mempengaruhi stabilitas dan arah pergerakan harga emas batangan Antam yang menjadi acuan utama di pasar Indonesia.

Rincian Harga Buyback Emas Antam Logam Mulia

Berikut ini adalah rincian harga emas batangan Antam Logam Mulia hari ini untuk berbagai pecahan (belum termasuk pajak PPh 0,25 persen):

  • 0,5 gram: sekitar Rp1.338.500
  • 1 gram: Rp2.577.000
  • 2 gram: Rp5.094.000
  • 3 gram: Rp7.616.000
  • 5 gram: Rp12.660.000
  • 10 gram: Rp25.265.000
  • 25 gram: Rp63.037.000
  • 50 gram: Rp125.995.000
  • 100 gram: Rp251.912.000

Data ini menunjukkan bahwa harga emas Antam mengalami kenaikan merata di hampir semua pecahan, mencerminkan permintaan yang kuat tidak hanya pada emas ukuran kecil tetapi juga di pecahan besar yang biasanya diminati oleh investor jangka panjang maupun institusi.

Kenaikan harga yang stabil ini memberikan sinyal bahwa banyak investor masih memandang emas sebagai aset yang mampu menjaga daya beli portofolio investasi di tengah volatilitas ekonomi global. Selain itu, permintaan emas yang tinggi juga didorong oleh faktor diversifikasi portofolio oleh sejumlah lembaga investasi dan bank sentral di berbagai negara yang terus memperkuat cadangan emas fisik mereka.

Di sisi lain, pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh faktor mata uang global. Ketika dolar Amerika Serikat melemah, harga emas menjadi lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar, sehingga permintaan emas cenderung meningkat dan mendorong harga domestik lebih tinggi. Faktor ini juga turut memengaruhi nilai emas Antam yang diperjualbelikan di Indonesia.

Dengan berbagai sentimen tersebut, arah pergerakan harga emas Antam Logam Mulia hari ini diperkirakan akan tetap dinamis dalam beberapa waktu ke depan. Masyarakat dan investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga harian sebelum melakukan transaksi jual atau beli, karena harga emas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar global, nilai tukar mata uang, dan kebijakan moneter serta fiskal di berbagai negara.

Memahami faktor-faktor yang memengaruhi harga emas serta tren pasar saat ini akan membantu pelaku pasar mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan strategis, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

Leave a Comment