Niat Sholat Tarawih Sendiri dan Berjamaah, Lengkap dengan Tata Caranya

GEMBLONG.ID, Niat Sholat Tarawih – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana ibadah biasanya mulai terasa semakin kuat di tengah masyarakat. Masjid-masjid kembali ramai, lantunan ayat suci terdengar setiap malam, dan umat Islam berlomba memperbanyak amalan untuk meraih keberkahan.

Di antara berbagai ibadah yang paling identik dengan Ramadan adalah sholat Tarawih. Ibadah sunnah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan juga momen spiritual yang menghadirkan ketenangan batin sekaligus mempererat kebersamaan umat.

Tak sedikit orang yang sebenarnya sudah terbiasa melaksanakan Tarawih setiap tahun, namun masih merasa ragu ketika harus melafalkan niatnya. Padahal, memahami niat sholat Tarawih menjadi hal mendasar agar ibadah yang dilakukan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.

Karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui bacaan niat yang benar, baik saat melaksanakannya sendiri di rumah, berjamaah sebagai makmum, maupun ketika bertugas sebagai imam di masjid.

Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang dikerjakan di bulan Ramadan. Sebagai salah satu amalan utama di bulan suci, sholat ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meraih pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebelum melaksanakan sholat Tarawih, penting untuk mengetahui niat sholat Tarawih yang sesuai, baik saat sholat sendiri maupun berjamaah. Dengan memahami dan melafalkan niat dengan benar, ibadah ini dapat dilakukan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.

Niat Sholat Tarawih

Menurut buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) karya Saiful Hadi El Sutha, bacaan niat sholat Tarawih berbeda tergantung pada cara pelaksanaannya. Niat sholat ini disesuaikan apakah dilakukan sendiri, sebagai makmum dalam sholat berjamaah, atau sebagai imam yang memimpin jamaah.

Berikut adalah bacaan lengkap niat sholat Tarawih dalam berbagai kondisi.

Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا الِلَّهِ تَعَالَى. اللهُ أَكْبَرْ

Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati maʻmûman lillâhi taâlâ.

Artinya: “Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Taala.”

Niat Sholat Tarawih Sendiri

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ

Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati lillahi taʼâlâ.

Artinya: “Saya niat salat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala.”

Niat Sholat Tarawih Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى. اللهُ أَكْبَرْ

Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîh rakataini mustaqbilal qiblati imâman lillâhi taâlâ.

Artinya: “Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah Taala.”

Tata Cara Sholat Tarawih

Dalam buku Shalat Sunnah: Hikmah dan Tuntunan Praktis karya Nasrul Umam Syafi’i & Lukman Hakim, dijelaskan bahwa meskipun jumlah rakaat sholat Tarawih cukup banyak, sholat ini tetap dilaksanakan setiap dua rakaat dengan satu salam. Sholat Tarawih juga dapat dilakukan secara sendiri maupun berjamaah.

Berikut ini adalah tata cara sholat Tarawih:

Berniat
Memulai sholat dengan takbiratul ihram sambil mengucapkan “Allaahu akbar”.
Membaca Surat Al-Fatihah.
Melanjutkan dengan membaca salah satu Surat dalam Al-Qur’an.
Melakukan rukuk dengan tuma’ninah serta membaca doa rukuk.
Bangkit ke i’tidal dengan tuma’ninah dan mengucapkan doa i’tidal.
Sujud pertama dengan tuma’ninah sambil membaca doa sujud.
Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah serta melafalkan doanya.
Melakukan sujud kedua dengan tuma’ninah dan membaca doa sujud.
Berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua.
Rakaat kedua diawali dengan membaca Surat Al-Fatihah dan diikuti dengan urutan gerakan yang sama hingga sujud kedua.
Duduk tasyahud akhir serta membaca doa tasyahud akhir.
Mengakhiri sholat dengan salam, menoleh ke kanan dan kiri sambil mengucapkan “Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh”.
Lakukan tata cara di atas hingga 8 atau 20 rakaat sholat tarawih.

Tata Cara Sholat Tarawih

Dalam buku Shalat Sunnah: Hikmah dan Tuntunan Praktis karya Nasrul Umam Syafi’i & Lukman Hakim, dijelaskan bahwa meskipun jumlah rakaat sholat Tarawih cukup banyak, sholat ini tetap dilaksanakan setiap dua rakaat dengan satu salam. Sholat Tarawih juga dapat dilakukan secara sendiri maupun berjamaah.

Berikut ini adalah tata cara sholat Tarawih:

Berniat
Memulai sholat dengan takbiratul ihram sambil mengucapkan “Allaahu akbar”.
Membaca Surat Al-Fatihah.
Melanjutkan dengan membaca salah satu Surat dalam Al-Qur’an.
Melakukan rukuk dengan tuma’ninah serta membaca doa rukuk.
Bangkit ke i’tidal dengan tuma’ninah dan mengucapkan doa i’tidal.
Sujud pertama dengan tuma’ninah sambil membaca doa sujud.
Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah serta melafalkan doanya.
Melakukan sujud kedua dengan tuma’ninah dan membaca doa sujud.
Berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua.
Rakaat kedua diawali dengan membaca Surat Al-Fatihah dan diikuti dengan urutan gerakan yang sama hingga sujud kedua.
Duduk tasyahud akhir serta membaca doa tasyahud akhir.
Mengakhiri sholat dengan salam, menoleh ke kanan dan kiri sambil mengucapkan “Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh”.
Lakukan tata cara di atas hingga 8 atau 20 rakaat sholat tarawih.

Dengan memahami niat dan tata cara pelaksanaannya, sholat Tarawih tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga sarana memperkuat kualitas spiritual selama bulan Ramadan.

Leave a Comment