Harga Emas Turun Kembali Per Hari Ini Selasa 20 Januari 2026, Momen yang Pas Untuk Beli Logam Mulia?

GEMBLONG.ID, Harga Emas Turun – Pergerakan harga emas hari ini kembali menjadi perhatian banyak pihak, terutama bagi masyarakat yang menjadikan emas batangan sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. Di tengah dinamika ekonomi global yang masih sarat ketidakpastian, logam mulia tetap diposisikan sebagai aset lindung nilai yang relatif stabil dan tahan terhadap gejolak pasar.

Memasuki pertengahan Januari 2026, harga emas hari ini menunjukkan kecenderungan menguat dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kondisi ini memperlihatkan bahwa minat pasar terhadap emas belum surut, bahkan cenderung meningkat seiring sikap investor yang lebih berhati-hati dalam menempatkan dananya di instrumen berisiko tinggi.

Kenaikan harga emas hari ini juga mencerminkan respons pasar terhadap berbagai faktor eksternal, mulai dari fluktuasi nilai tukar rupiah, kebijakan suku bunga global, hingga sentimen geopolitik internasional. Dalam situasi seperti ini, emas kembali memainkan perannya sebagai aset aman yang mampu menjaga nilai kekayaan.

Bagi investor ritel maupun pemilik dana besar, pergerakan harga emas hari ini menjadi indikator penting dalam menentukan strategi beli, tahan, atau lepas. Tidak hanya satuan besar, kenaikan harga juga terjadi secara merata pada emas batangan pecahan kecil hingga ukuran jumbo.

Berdasarkan data terbaru, emas batangan ukuran 1 gram mengalami kenaikan dari Rp 2.631.000 menjadi Rp 2.652.000. Pergerakan ini terbilang signifikan karena ukuran 1 gram merupakan salah satu pilihan favorit masyarakat untuk investasi bertahap. Dengan kenaikan tersebut, emas pecahan kecil tetap menunjukkan daya tarik yang kuat di kalangan investor pemula.

Untuk ukuran 0,5 gram, harga emas tercatat naik dari Rp 1.365.500 menjadi Rp 1.376.000. Sementara itu, emas batangan 2 gram juga mengalami penyesuaian harga dari Rp 5.202.000 menjadi Rp 5.244.000. Kenaikan pada pecahan kecil ini menegaskan bahwa permintaan emas tidak hanya datang dari investor bermodal besar, tetapi juga dari masyarakat yang berinvestasi secara rutin.

Emas batangan ukuran menengah turut mengikuti tren penguatan. Pada ukuran 3 gram, harga bergerak naik dari Rp 7.778.000 menjadi Rp 7.841.000. Sedangkan emas 5 gram mengalami kenaikan dari Rp 12.930.000 menjadi Rp 13.035.000. Ukuran-ukuran ini umumnya dipilih investor yang mulai serius membangun portofolio emas dengan perhitungan jangka menengah.

Kenaikan juga terlihat pada emas batangan 10 gram yang kini dibanderol Rp 26.015.000, naik dari Rp 25.805.000. Untuk ukuran 25 gram, harga naik dari Rp 64.387.000 menjadi Rp 64.912.000. Biasanya, emas ukuran ini diminati karena selisih harga per gram yang lebih efisien dibanding pecahan kecil.

Pada kategori emas batangan besar, tren penguatan masih konsisten. Emas ukuran 50 gram naik dari Rp 128.695.000 menjadi Rp 129.745.000, sementara emas 100 gram mengalami kenaikan dari Rp 257.312.000 menjadi Rp 259.412.000. Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor bermodal besar masih aktif mengamankan asetnya dalam bentuk emas fisik.

Adapun untuk ukuran jumbo, emas batangan 250 gram kini berada di level Rp 648.265.000, naik dari Rp 643.015.000. Emas 500 gram juga naik dari Rp 1.285.820.000 menjadi Rp 1.296.320.000. Bahkan emas batangan 1.000 gram atau 1 kilogram tercatat mengalami kenaikan dari Rp 2.571.600.000 menjadi Rp 2.592.600.000.

Secara keseluruhan, pergerakan harga emas batangan hari ini memberikan sinyal positif bagi investor yang telah menempatkan dananya pada logam mulia. Data tersebut mengacu pada rilis resmi dari situs Logam Mulia yang selama ini menjadi referensi utama perdagangan emas batangan di Indonesia. Dengan tren yang masih menguat, emas tetap relevan sebagai instrumen penyimpan nilai di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Leave a Comment