GEMBLONG.ID – Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang sedang merencanakan penambahan modal usaha di awal tahun, tabel angsuran KUR BRI 2026 edisi Januari menjadi rujukan penting sebelum mengambil keputusan pembiayaan. Informasi ini dibutuhkan agar pelaku UMKM dapat menghitung beban cicilan secara realistis dan menyesuaikannya dengan kemampuan arus kas usaha.
Keberadaan tabel angsuran KUR BRI 2026 memberikan gambaran awal mengenai komitmen pembayaran bulanan yang harus dipenuhi debitur sejak awal masa pinjaman. Dengan simulasi yang transparan, pelaku usaha dapat menghindari risiko salah perhitungan yang berpotensi mengganggu operasional usaha di kemudian hari.
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) hingga tahun 2026 masih konsisten menjadi solusi pendanaan favorit bagi UMKM. Melalui skema bunga rendah dan tenor yang fleksibel, tabel angsuran KUR BRI 2026 membantu pelaku usaha memahami struktur pembiayaan secara menyeluruh sebelum mengajukan pinjaman.
Tidak mengherankan jika minat terhadap tabel angsuran KUR BRI 2026 terus meningkat, seiring dengan kebutuhan ekspansi usaha yang semakin besar. Banyak pelaku UMKM memanfaatkan fasilitas ini untuk menambah kapasitas produksi, memperluas jaringan distribusi, hingga meningkatkan stok barang, tanpa harus terbebani cicilan yang terlalu tinggi.
Selain itu, kejelasan simulasi cicilan dalam tabel angsuran KUR BRI juga memudahkan pelaku usaha dalam menyusun perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang. Dengan perhitungan yang matang, risiko kredit bermasalah dapat ditekan dan kesehatan keuangan usaha tetap terjaga.
Sepanjang tahun 2026, BRI menawarkan fleksibilitas pembiayaan yang cukup luas, baik dari sisi tenor maupun plafon pinjaman. Plafon pembiayaan disesuaikan dengan skala usaha, mulai dari nominal kecil hingga kategori KUR Kecil yang mencapai ratusan juta rupiah. Salah satu plafon yang paling banyak diminati adalah pinjaman Rp150 juta, yang umumnya diperuntukkan bagi usaha yang telah berjalan stabil dan membutuhkan tambahan modal untuk ekspansi.
Pinjaman Rp150 juta dinilai ideal karena mampu memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan usaha, terutama bagi UMKM yang ingin meningkatkan volume produksi atau memperluas jangkauan pasar. Dengan bunga KUR yang relatif rendah, cicilan bulanan tetap berada pada level yang dapat dikelola tanpa menekan likuiditas usaha.
Dari sisi akses, proses pengajuan KUR BRI kini semakin mudah. Calon debitur dapat mendatangi kantor cabang BRI terdekat atau memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan. Kemudahan ini membuat KUR BRI tetap relevan sebagai solusi pembiayaan yang efisien dan tidak berbelit.
Berikut ini adalah simulasi tabel angsuran KUR BRI Januari 2026 yang dapat dijadikan referensi oleh pelaku UMKM sebelum mengajukan pinjaman.
Tabel Angsuran KUR BRI Januari 2026
Plafon Rp10 Juta
12 bulan: Rp883.333
18 bulan: Rp605.556
24 bulan: Rp466.667
36 bulan: Rp327.778
48 bulan: Rp258.333
60 bulan: Rp216.667
Plafon Rp50 Juta
12 bulan: Rp4.416.667
24 bulan: Rp2.333.333
36 bulan: Rp1.638.889
48 bulan: Rp1.291.667
60 bulan: Rp1.083.333
Plafon Rp100 Juta
12 bulan: Rp8.833.333
24 bulan: Rp4.666.667
36 bulan: Rp3.277.778
48 bulan: Rp2.583.333
60 bulan: Rp2.166.667
Berdasarkan simulasi tersebut, angsuran untuk plafon Rp150 juta berada di kisaran Rp2.750.010 per bulan untuk tenor terpanjang hingga Rp12.750.000 per bulan untuk tenor tercepat. Pilihan tenor ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menyesuaikan cicilan dengan kondisi keuangan usaha agar tetap sehat dan berkelanjutan.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2026
Adapun syarat pengajuan KUR BRI 2026 yang perlu dipenuhi antara lain:
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Kartu Keluarga (KK)
Akta nikah bagi yang sudah menikah
Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW
Usia minimal 17 tahun (atau 21 tahun untuk KUR Mikro)
Tidak memiliki kredit aktif dari lembaga pembiayaan lain
Memiliki usaha produktif yang layak dibiayai
Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
Dengan memahami simulasi cicilan serta persyaratan administrasi secara menyeluruh, pelaku UMKM dapat lebih siap menentukan skema pinjaman yang paling sesuai dengan kebutuhan usahanya. Program KUR BRI 2026 pun tetap menjadi salah satu instrumen pembiayaan strategis untuk mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.