GEMBLONG.ID – Pergerakan harga emas Antam dalam sepekan terakhir menunjukkan tren pelemahan yang cukup signifikan. Penurunan ini tidak hanya terjadi pada produk emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, tetapi juga diikuti oleh harga emas Galeri24 dalam periode yang sama. Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri, terutama bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang.
Sepanjang periode Senin (29/12) hingga Minggu (4/1), harga emas Antam turun secara drastis dan mengalami koreksi yang cukup dalam. Dalam kurun waktu satu pekan, harga emas Antam turun sebesar Rp108.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.596.000 menjadi Rp2.488.000 per gram. Tren ini memperlihatkan adanya tekanan harga yang konsisten, meskipun sempat terjadi pergerakan naik dalam satu hari perdagangan.
Tidak jauh berbeda, pergerakan harga emas Galeri24 juga mengalami penurunan. Dalam sepekan, emas Galeri24 tercatat melemah Rp90.000 per gram, dari Rp2.627.000 menjadi Rp2.537.000 per gram. Seiring dengan turunnya harga emas Antam, fluktuasi harga emas Galeri24 turut mencerminkan kondisi pasar emas yang sedang mengalami penyesuaian.
Penurunan harga emas Antam dan Galeri24 ini juga berdampak pada nilai buyback atau harga jual kembali. Bagi investor, perubahan harga buyback menjadi indikator penting karena berkaitan langsung dengan potensi keuntungan atau kerugian saat melepas emas yang dimiliki.
Pada awal pekan, tepatnya Senin (29/12), harga emas Antam berada di level Rp2.596.000 per gram dengan harga buyback Rp2.455.000 per gram. Di hari yang sama, emas Galeri24 diperdagangkan di angka Rp2.627.000 per gram dengan harga buyback Rp2.463.000 per gram. Kondisi ini menjadi titik awal sebelum penurunan harga terjadi lebih dalam.
Memasuki Selasa (30/12), tekanan harga semakin terasa. Harga emas Antam anjlok cukup tajam sebesar Rp95.000 menjadi Rp2.501.000 per gram. Penurunan ini diikuti oleh harga buyback yang ikut turun ke Rp2.360.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 juga melemah ke level Rp2.618.000 per gram, menandakan tekanan yang merata di pasar emas ritel.
Pada Rabu (31/12), harga emas Antam cenderung stagnan di angka Rp2.501.000 per gram, dengan harga buyback tetap berada di Rp2.360.000 per gram. Berbeda dengan Antam, emas Galeri24 justru mengalami penurunan yang lebih tajam, turun ke level Rp2.546.000 per gram. Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan harga masih berlanjut meskipun tidak selalu terjadi secara seragam.
Memasuki awal Januari, tepatnya Jumat (2/1), harga emas Antam sempat mengalami kenaikan tipis sebesar Rp3.000 menjadi Rp2.504.000 per gram, dengan harga buyback naik ke Rp2.363.000 per gram. Namun, kenaikan ini belum cukup kuat untuk mengubah tren secara keseluruhan. Di hari yang sama, harga emas Galeri24 justru tercatat turun dan bertahan di level Rp2.537.000 per gram.
Pada Sabtu (3/1), harga emas Antam kembali melemah ke posisi Rp2.488.000 per gram, dengan harga buyback turun menjadi Rp2.346.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 terpantau stagnan di angka Rp2.537.000 per gram. Kondisi ini berlanjut hingga Minggu (4/1), di mana kedua harga emas tersebut tercatat stabil tanpa perubahan dari hari sebelumnya.
Secara keseluruhan, harga buyback emas Antam selama sepekan tercatat turun Rp107.000, dari Rp2.455.000 menjadi Rp2.346.000 per gram. Sementara itu, harga buyback emas Galeri24 juga mengalami penurunan sebesar Rp84.000, dari Rp2.463.000 menjadi Rp2.379.000 per gram. Penurunan ini menjadi catatan penting bagi investor untuk mempertimbangkan strategi beli atau jual emas ke depannya, seiring dengan dinamika pergerakan harga emas di pasar domestik.